TANGERANG —- Kota Tangerang telah menginjak usia 33 tahun, Sabtu (28/2/2026). Dalam perjalanannya, Kota Tangerang menjadi sebuah kota yang terkenal akan dunia pendidikan, kekayaan budaya, kuliner, fesyen, serta inovasi lainnya dari berbagai bidang.
Kota Tangerang pun kini telah mengalami perkembangan yang pesat dan menjadi salah satu pusat perekonomian. Meski begitu, di balik perkembangannya ini. Namun masih butuh di benahi agar Kota Berakhul karimah ini makin berkembang.
Akademik Abas Sunarya yang mengatakan infrastruktur jalan di kota Tangerang dikatakan sudah baik, namun masih penuh diperbaiki karena masih PR perintah Kota masih ada jalan rusak berlobang harus secepatnya di perbaiki agar jadi jalan mulus.
Direktur Kampus Raharja ini memiliki harapan agar Kota Tangerang terus berkembang walaupun sekarang sudah berprestasi sudah bagus dari tadi yang disampaikan capaian capaian walikota sudah sangat bagus. Ini bukan sekedar untuk dan harus di kembangkan.
Hal-hal yang menyangkut bagaimana kita membuat satu strategi kita bisa kolaborasi tentang bagaimana pengembangan kota dan lain sebagainya. Sekarang ini kita banyak yang harus kita sempurnakan bagaimana pengembangan global ini.
Harus di kembangkan juga mengenai perbaikan jalan yang sudah baik, hanya saja ada sedikit jalan yang harus diperbaiki yang masih ada lobang. Perbaikan jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena bisa mengatasi kemacetan.
“Selain jalan berlobang, salah satu permasalahan utama di Kota Tangerang adalah kemacetan,” ungkap mantan DPRD Banten ini kepada media, Sabtu (28/2/2026) di DPRD Kota Tangerang, usai menghadiri HUT Kota Tangerang ke33.
Bukan hanya itu, masalah drainase juga menjadi sebuah isu yang kerap muncul ketika musim hujan tiba. Mantan Dewan Provinsi dari partai Golkar ini menyebutkan bahwa drainase yang kurang optimal menyebabkan banjir di berbagai titik kota, terutama di daerah-daerah yang topografinya tidak rata.
Menurutnya sistem drainase sudah memadai memerlukan perhatian serius dari pemerintah kota, terutama mengingat tata letak Kota yang sering terkena banjir akibat kiriman dari Bogor.
“Masalah tersebut tetap sulit diatasi secara menyeluruh. Kurangnya partisipasi masyarakat serta rendahnya kesadaran mengenai pengelolaan sampah menjadi sebuah kendala utama,” paparnya.
Namun. Program Bea Siswa gratis yang sudah dilakukan oleh Walikota Sachrudin bagi mahasiswa ini sangat bagus. Bahkan harus dikembangkan agar generasi muda saat ini bisa jadi mampu meningkatkan mutu pendidikannya.
“Program Bea siswa ini sangat penting bagi mahasiswa mahasiswi agar mampu mendapat kualitas pendidikan di perguruan tinggi,” urainya.
Selain itu, dunia pendidikan kota Tangerang sudah sangat bagus. Beliau juga menyebut Kota Tangerang telah melakukan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan pendidikan melalui berbagai program, terbaik agar terus berkembang.
“Sebagai kota yang memiliki banyak perguruan tinggi, kita Tangerang memiliki keunggulan dalam menciptakan ekosistem pengetahuan yang baik. Perguruan tinggi seperti Untirta, Unis, UMT, Raharja dll, dengan visi global dan relevansi lokalnya, dapat berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif untuk masalah perkotaan melalui riset dan pengabdian masyarakat,” ucapnya.
“Untuk Itu, Gubernur baik Walikota dan Bupati harus terus memperhatikan pendidikan baik dari segi kualitas pendidikan agar lebih baik dari pada sudah baik ini,” tegas mantan pengurus Persikota Tangerang ini.
Beliau berpesan, untuk menyongsong masa depan kota yang lebih baik, wali kota atau pemimpin yang akan datang untuk lebih memprioritaskan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Tantangan guna menciptakan kota yang inklusif dan ramah lingkungan masih amat besar.
“Sehingga pembangunan di masa mendatang perlu mengantisipasi tantangan yang ada, agar menciptakan kota yang berdaya saing secara global namun tetap relevan secara lokal,” paparnya
Perayaan HUT ke-33 Kota Tangerang ini menjadi momen refleksi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Diharapkan, dengan kolaborasi dan inovasi yang lebih intens, permasalahan-permasalahan perkotaan dapat diatasi secara bertahap.
“Bagaimanapun, sebagai kota yang dinamis dan penuh potensi, Kita Tangerang harus mampu terus berkembang tanpa meninggalkan kualitas hidup dan kesejahteraan warganya,” tandasnya.
Leave a comment